Laporan Belitung Piknik, Subrata Kampit

 

BELITUNGPIKNIK.COM, Manggar – Selain jalan-jalan ke pantai dan pulau, berwisata ke Pulau Belitung belum sempurna jika tidak mencicipi menu-menu kulinernya. Salah satu menu kuliner tersebut adalah Pumpuk.

Adapun pumpuk terbuat dari Rap Singkong atau sebutan lokal masyarakat Belitong adalah Rap Menggale. Tahapan proses dari mengale atau singkong menuju pumpuk tidak cukup sehari.

Pertama, menggale yang dipanen kemudian dicincang lalu direndam. Setelah direndam, hasil cincangan menggale tadi dijemur sampai kering. Menggale yang sudah kering ini kemudian diparut dan jadilah rap.

Rap menggale inilah bahan dasar makanan Pumpuk yang kini menjadi menu favorit di Warkop 1001, Jalan Menggarauan, Kabupaten Belitung Timur.

Saat berkunjung ke Warkop 1001, belitungpiknik.com sempat menikmati pumpuk. Di daftar menu, ada dua varian pumpuk, yaitu Pumpuk Kering dan Pumpuk basah.

Menurut Manda, salah satu pelayan di Warkop 1001, Pumpuk ini terlebih dahulu diadon dengan kelapa. Untuk Pumpuk kering maka di masak kering di wajan, sedangkan pumpuk basah dimasak dengan cara dikukus.

Cara menikmati pumpuk akan lebih klop jika dipadukan dengan ikan asin, ikan bebulus atau abon ikan khas Belitung atau biasa disebut sambal lingkong.

Tidak mahal untuk satu porsi pumpuk. Baik basah atau pun kering, harga per porsinya hanya 10 ribu rupiah.

Kepada rekan-rekan wisatawan dan travel, jangan lupa untuk menikmati pumpuk di Warkop 1001 Belitung Timur, Selamat Berwisata.(Ata)

 

Foto : Pumpuk Warkop 1001