Laporan Belitung Piknik, Subrata Kampit

 

BELITUNGPIKNIK.COM, Kelapa Kampit – Sesaat setelah mendengar kata Belitung, maka yang terbersit dalam pikiran kita tentu bayangan akan pantai bebatuan nan indah, atau yang paling keren dikenal, yaitu Pulau Lengkuas. Namun bayangan itu ternyata salah, tapi juga benar.

Benar yang dimaksudkan bahwa Pulau Lengkuas adalah pulau nan indah. Adapun salah, karena Pulau Lengkuas bukan satu-satunya yang indah di Pulau Belitung. Masih ada satu tempat eksotis yang sangat layak dikunjungi di Pulau Belitong, Tepatnya di Kecamatan Kelapa Kampit, Yaitu Open Pit.

Open Pit atau dalam istilah Pertambangan Terbuka merupakan alam nan eksotis buatan tangan manusia, sebagai area bekas pertambangan timah. Seperti daerah pertambagan tebuka lainnya di Indonesia, Open Pit menyerupai lingkaran sekrup yang melobangi perut bumi.

Open Pit merupakan area kontrak karya penambangan PT.Broken Hill Propitory, sebuah perusahaan milik investor Australia pada tahun 1971 dan beroperasi hingga tahun 1987. Berturut-turut pada tahun 1985 Open Pit kemudian berpindah tangan ke PT. Preussag Kelapa Kampit yang bertahan hanya empat tahun lalu berpindah tangan ke PT. Gunung Kikara Mining hingga tahun 1993.

Pasca berakhir era pertambangan timah pada tahun 1993, Open Pit mulai diinggalkan. Dan kini, setelah belasan tahun kemudian, area ini kini menjadi begitu eksotis dan nuansa hijau. Panoramanya selalu menggoda pengunjung menjepretkan camera handphonenya.

Perlu diketahui, area eks pertambangan Open Pit ini hanya satu kilometer dari Pusat Kota Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Adapun dari Bandara Hanandjoeddin Tanjungpandan Kabupaten Belitung, perjalanan menuju Open Pit hanya memakan waktu 45 menit.

Open Pit yang membentuk lingkaran kawah merupakan kawasan menarik untuk diunjungi. Saat ini, kelompok muda penggiat lingkungan mulai membangkitkan kegiatan wisata bernuansa adventure.

Jalur menanjak, memutar, serta berbatu menuju Open Pit menjadi areal penuh tantangan bagi penggila Offroad. Dengan mobil yang dirancang khusus, kendaraan ini akan membawa wisatawan melintasi jalur lembah dan hutan alami yang belum tersentuh manusia. Di jalur yang miring dan sedikit licin serta menanjak ini seringkali mengundang teriakan exaited wisatawan.

Memasuki Open Pit, wisatawan akan diajak menuruni jalur melingkar menuju danau. Tiba di Danau Kawah Open Pit, pemandangan luas nan terbentang, dikelilingi tebing-tebing.

Di Danau Kawah Open Pit juga terapat atifitas manantang, yaitu kayaking dan melakukan penelusuran Gua Fuk Sa Lu (caving) sedalam 676 meter. Di dalam Goa Fuk Sa Lu akan banyak bercerita tentang sejarah tambang dan merupakan tempat latih penambangan.

Danau Kawah Open Pit sendiri terbentuk dari mata air dan penampungan air hujan dengan kedalaman sekitar 30 meter. Bagi penikmat berperahu, aktifitas kayaking yang dilengkapi dengan pengamaan akan mengundang sensasi tersendiri.

Bagi penggemar fotografi, baik akifitas offroad mau pun kayaking akan menghasilkan karya yang luar biasa. Kegiatan offroad dan kayaking ini juga sangat cocok untuk pasangan pre wedding.

Selain itu Open Pit merupakan destinasi Wisata Edukasi di Pulau Belitung. Disini wisatawan akan mendapatkan banyak informasi mengenai penambangan timah dan minimnya kontribusi timah terhadap kemajuan daerah penghasil.(Ata)

Open Pit Belitung